Sleman — MAN 5 Sleman kembali menggelar Edufair Maxus #2 atau Mavesa Expo Campus yang berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu, 13–14 Januari 2026. Kegiatan yang dipusatkan di aula dan halaman madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII, serta menarik partisipasi siswa-siswi dari SMA, MA, dan SMK di sekitar wilayah Sleman.

Edufair Maxus #2 menjadi salah satu program unggulan madrasah dalam memberikan pendampingan dan informasi pendidikan lanjutan bagi peserta didik. Kegiatan hari pertama, Selasa (13/1), diisi dengan sesi presentasi enam perguruan tinggi yang ditujukan khusus bagi siswa kelas XII. Selain itu, madrasah juga menghadirkan talkshow inspiratif bersama empat alumni MAN 5 Sleman yang kini tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta. Dalam kesempatan tersebut, para alumni berbagi cerita seputar dinamika kehidupan kampus, proses adaptasi mahasiswa baru, hingga tips meraih prestasi akademik.
Rangkaian kegiatan mencapai puncaknya pada Rabu (14/1) melalui expo kampus yang menghadirkan 28 perguruan tinggi dari wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Masing-masing kampus membuka stan informasi yang menyajikan berbagai informasi terkait program studi, jalur seleksi masuk, peluang beasiswa, serta prospek karier lulusan. Suasana expo berlangsung semarak dengan tingginya minat kunjungan, baik dari siswa MAN 5 Sleman maupun siswa SMA, MA, dan SMK sekitar.
Pelaksanaan Edufair Maxus #2 ini juga menjadi bagian dari kesinambungan program promosi pendidikan tinggi yang telah dilaksanakan MAN 5 Sleman pada Desember 2025. Pada kegiatan sebelumnya, enam perguruan tinggi negeri dan sekolah kedinasan telah memberikan sosialisasi langsung kepada siswa.
Expo kampus hari kedua turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, H. Nadhif. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kesiapan lulusan madrasah dalam menghadapi masa depan dengan karakter yang kuat.
“Lulusan madrasah harus memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, memiliki kesiapan melanjutkan studi sesuai minat dan bakat, atau siap memasuki dunia kerja. Di mana pun berada dan apa pun profesinya, nilai-nilai keislaman harus tetap dijaga,” ungkapnya.
Kepala MAN 5 Sleman, Mucharom, S.Ag., M.S.I., menyampaikan bahwa penyelenggaraan Edufair Maxus #2 merupakan bentuk keseriusan madrasah dalam mengarahkan siswa menentukan pilihan masa depan. Ia menilai, kegiatan ini bukan sekadar ajang pengenalan kampus, tetapi juga sarana membangun motivasi dan kepercayaan diri peserta didik.
“Edufair Maxus kami rancang agar siswa memiliki pemahaman yang utuh tentang pilihan studi dan karier. Interaksi langsung dengan pihak perguruan tinggi dan alumni diharapkan membantu siswa mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab,” jelasnya.
MAN 5 Sleman yang berlokasi di Jalan Magelang Km 17, Ngosit, Margorejo, Tempel, Sleman, dikenal sebagai madrasah aliyah yang terus berupaya meningkatkan mutu layanan pendidikan. Selain penguatan akademik dan keagamaan, MAN 5 Sleman juga mengembangkan program keterampilan sebagai madrasah aliyah plus, guna membekali siswa dengan kompetensi vokasional.
Melalui penyelenggaraan Edufair Maxus #2, MAN 5 Sleman berharap para peserta, baik dari internal madrasah maupun sekolah sekitar, semakin siap melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja dengan bekal ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. (AR)
Kirim Komentar