Bukan Sekadar Seragam, Kepala MAN 5 Sleman Sebut Disiplin dan Kesadaran Diri Adalah Jantung Kesuksesan
Sleman - Pelaksanaan apel pagi di halaman MAN 5 Sleman pada hari Senin, 27 April 2026, berlangsung dengan khidmat dan tertib. Dimulai tepat pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga madrasah dengan petugas apel dari jajaran pengurus OSIS Prima yang menjalankan tugasnya secara profesional.
Bertindak sebagai pembina apel adalah Kepala MAN 5 Sleman, Mucharom, S.Ag., M.S.I., yang memberikan arahan strategis dan motivasi mendalam bagi para siswa.

Dalam amanatnya, Mucharom memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kedisiplinan siswa yang hadir tepat waktu tanpa harus dipaksa atau diopyak-opyak oleh guru.
Beliau menekankan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sarana untuk melatih mental, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab sebelum memulai proses kegiatan belajar mengajar.
Mucharom juga turut menyinggung capaian prestasi MAN 5 Sleman yang saat ini berhasil menduduki peringkat pertama di tingkat DIY dalam kelulusan siswa di perguruan tinggi negeri. Prestasi besar ini, menurutnya, harus dijaga dengan kualitas karakter yang sama kuatnya dengan prestasi akademik.
Salah satu poin utama dalam pembinaan tersebut adalah mengenai pentingnya menumbuhkan kesadaran diri dari dalam. Mucharom mengajak seluruh siswa untuk mengubah pola pikir dari sekadar menjalankan kewajiban menjadi sebuah kebutuhan. Ia berharap siswa memiliki prinsip bahwa saya belajar, saya solat, dan saya bertemu guru adalah karena saya butuh, bukan karena diperintah. Ketika seseorang merasa butuh, maka kedisiplinan akan muncul secara alami tanpa beban. Ia menegaskan bahwa semua orang sukses di dunia ini memiliki satu kesamaan, yakni disiplin yang sangat kuat. Kedisiplinan tersebut mencakup banyak hal, mulai dari disiplin kehadiran, disiplin masuk kelas tepat waktu, disiplin dalam memakai seragam sesuai aturan, disiplin menyelesaikan tugas-tugas dari guru, hingga disiplin dalam menjalankan ibadah solat.

Selain persoalan disiplin, Kepala Madrasah juga memberikan perhatian khusus pada aspek kesehatan dan lingkungan melalui penerapan 5 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS. Beliau menginstruksikan agar seluruh warga madrasah memiliki kesadaran tinggi dalam membuang sampah pada tempatnya, menjalankan jadwal piket kelas dengan penuh tanggung jawab, serta menjaga kebersihan kamar mandi agar tetap nyaman digunakan. Tak lupa, beliau melarang keras tindakan vandalisme atau corat-coret di area sekolah dan mengingatkan kebiasaan mencuci tangan sebelum makan maupun minum sebagai bentuk perlindungan diri terhadap penyakit.
Amanat panjang yang disampaikan Mucharom ini ditutup dengan harapan agar seluruh siswa mulai memunculkan kesadaran diri sejak dini. Menurutnya, masa depan yang cerah hanya bisa diraih oleh mereka yang mampu memimpin dirinya sendiri sebelum memimpin orang lain. Melalui kedisiplinan yang konsisten dan menjaga kebersihan lingkungan madrasah, MAN 5 Sleman diharapkan dapat terus mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara prestasi di tingkat provinsi, tetapi juga memiliki akhlak yang terpuji dan gaya hidup yang sehat.
Kegiatan apel pagi ini kemudian diakhiri dengan doa bersama sebelum para siswa membubarkan diri menuju kelas masing-masing dengan penuh semangat. (NH)
Kirim Komentar